Kementerian BUMN Pertahankan Posisi sebagai Instansi Pemerintah dengan Nilai Sistem Merit Tertinggi

Berita
02 Sep 2021 - 01:46
Share

Sebagai salah satu leading sector penanganan COVID-19, Kementerian BUMN kini tengah disibukkan dengan program vaksinasi dan pengembangan vaksin dalam negeri. Meski begitu, Kementerian yang dipimpin Erick Thohir itu tetap konsisten menerapkan sistem merit dengan sangat baik. Dari catatan KASN, Kementerian BUMN bersama Kementerian Keuangan adalah dua instansi pemerintah dengan nilai sistem merit tertinggi. 

"Kementrian BUMN merupakan instansi percontohan bagi instansi lain karena pelaksanaan sistem meritnya sudah baik. Hal itu dapat dilihat dari nilai yang sudah dicapai," terang Komisioner KASN, Mustari Irawan, dalam evaluasi pelaksanaan sistem merit, Kamis (2/9/2021). 

Saat ini, Kementerian BUMN mencatatkan nilai 380 poin. Mereka mendapatkan hasil sempurna pada aspek pengadaan dan perlindungan serta pelayanan. Di samping itu, KASN memberikan beberapa rekomendasi terkait aspek pengembangan karier, khususnya dalam hal manajemen talenta. Sebab, manajemen talenta menurut Mustari merupakan esensi dari sistem merit itu sendiri. 

"Untuk pengisian JPT melalui talent pool, tentunya ada beberapa syarat yang harus dipenuhi seperti memiliki Standar Kompetensi Jabatan (SKJ); telah dilakukan asesmen kepada seluruh pegawai; tersedia rencana suksesi, peraturan internal terhadap pola karier; perarturan tentang manajemen talenta sesuai peraturan nasional; tersedianya sistem informasi talenta serta melakukan koordinasi," Mustari menyebutkan. 

Di samping itu, Sekretaris Kementerian BUMN, Susyanto, menyebut pihaknya selama ini telah berusaha mempertahankan nilai sangat baik dalam penerapan sistem merit. Evaluasi berkala dari KASN menurutnya menjadi langkah baik dalam mencapai tujuan tersebut. "Tentunya kami akan selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk melaksanan Sistem merit ini," ungkap Susyanto. 

Susyanto juga bercerita, selama pandemi ini Kementerian BUMN telah berinovasi untuk menciptakan situasi kerja yang aman dan nyaman bagi seluruh pegawai. Inovasi tersebut antara lain pembuatan open space di beberapa kantor BUMN supaya melancarkan sirkulasi udara. Selain itu, juga ada klinik yang dapat dimanfaatkan setiap pegawai. (adp/nqa)